Wednesday, November 15, 2017

MEMBACA AL-QUR'AN YANG SESUNGGUHNYA

Bismillahirohmanirrohim
Kalau kita cermati dan kita sepakati bahwa yang namanya “membaca” itu adalah “mengambil pengertian” dari apa yang dibaca, berarti selama ini kita belum pernah membaca al Qur-an, tetapi kita baru "membunyikan" atau "menyuarakan" huruf-huruf al Qur-an.

Padahal perintah “membaca al Qur-an” yang dikehendaki oleh Rasulullah SAW (menurut saya) adalah “mengambil pengertian” dari apa yang terkandung di dalam al Qur-an, yang berupa tuntunan yang harus kita pegangi, petunjuk2 yang harus kita patuhi, perintah2 yang harus kita laksanakan, dan larangan2 yang harus kita jauhi.

Walhasil, kita harus menghadiri majlis2 ta’lim yang di situ dibacakan kitab2 karya para ulama salafus shalih "sebagai bukti" bahwa kita “tidak merasa cukup dan puas” dengan hanya membunyikan huruf2 al Qur-an saja, tetapi nyata2 kita juga menginginkan untuk bisa mengetahui isi kandungan al Qur-an. Sebab kalau kita tidak mengetahui isi kandungan al Qur-an, lantas apa yang mau kita amalkan dari al Qur-an?

Marilah kita berikan apresiasi dan dukungan kepada para santri dan guru yang berjuang dan berusaha “menjaga al Qur-an” dengan memahami dan membumikan isi ajaran-ajaranya kepada masyarakat. Yaitu mereka yang siang malam dengan gigih bersusah payah mempelajari ilmu nahwu sharaf agar bisa membaca kitab gundul dan agar bisa membedah isi kitab-kitab kunng yang semuanya menjelaskan isi kandungan al Quran.
Wallahua'lam

No comments:

Post a Comment

YANG MENYEBABKAN MURTAD (LANJUTAN)-2

Termasuk yang menyebabkan murtad yang berkaitan dengan aqidah, yaitu apabila ‘menghalalkan’ apa yang oleh para ulama telah disepakati ‘...